Category Archives: Kisah 21

Paulus bertemu Isa, pernah gitu?

Tema: Paulus adalah murid Gamaliel di Yerusalem. Ini mengindikasikan Paulus pernah bertemu Isa Al-Masih, sekurang-kurangnya pada Hari Raya Pendamaian.

Tanya

Pernahkah Paulus bertemu Isa? Kapan?

Jawab

“Aku adalah orang Yahudi, lahir di Tarsus di tanah Kilikia, tetapi dibesarkan di kota ini; dididik dengan teliti di bawah pimpinan Gamaliel dalam hukum nenek moyang kita, sehingga aku menjadi seorang yang giat bekerja bagi Allah sama seperti kamu semua pada waktu ini. (Kisah 22:3)

Kata “kota ini” merujuk kepada kota Yerusalem. Lihat pada beberapa ayat sebelumnya, yaitu: Kisah 21:30

Seluruh kota menjadi gempar dan orang-orang pun segera datang berkerumun. Mereka menangkap Pa’ul lalu menyeretnya keluar dari Bait Allah, dan saat itu juga semua pintu Bait Allah ditutup. (Kisah 21:30)

Kisah 22:3 dan Kisah 21:30 menjelaskan bahwa Paulus atau Pa’ul dibesarkan di Yerusalem dan merupakan salah satu anak didik Gamaliel, seorang tokoh agama Musa yang berlatar belakang mazhab Farisi. Dari kisah tersebut kita dapat mengetahui bahwa selama Isa Al Masih mengajar di bait Allah Yerusalem, Paulus sekurang-kurangnya pernah melihatnya. Bukan hal yang mustahil bila mereka pernah shalat bersama di Bait Allah, khususnya ketika hari raya pendamaian yang mewajibkan semua orang Israil di Palestina untuk ibadah bersama di Bait Allah Yerusalem. Meskipun demikian, kala itu, Paulus atau Pa’ul adalah seorang penganut mazhab Farisi. Dia masih murid Gamaliel, salah seorang tokoh mazhab Farisi.

Posisi Paulus saat itu bukan murid Isa Al Masih. Ajaran Isa Al Masih disebut sebagai Jalan Lurus Tuhan atau Jalan Tuhan yang Lurus. Orang-orang Yahudi menganggapnya sebagai salah satu mazhab dalam ajaran yang diwariskan para nabi

Akan tetapi, di hadapan Tuan, hamba mengakui bahwa hamba menyembah Allah, Tuhan nenek moyang kami, dengan menuruti Jalan Tuhan yang mereka sebut mazhab. Tetapi hamba juga tetap percaya pada semua hukum yang tertulis di dalam Kitab Suci Taurat dan segala sesuatu yang tertulis di dalam kitab nabi-nabi. (Kis 24:14)

Hal-hal tersebut di atas menunjukkan kemungkinan besar Paulus yang saat itu bermazhab Farisi, belajar di Yerusalem di bawah bimbingan Gamaliel seorang tokoh besar mazhab Farisi, pernah bertemu Isa dan mungkin juga mendengarkan khotbah-khotbah Isa, meskipun posisi saat itu, dia menolak dan bahkan melawannya, sebagaimana sebagian penganut mazhab Farisi lainnya.

Pertemuan secara fisik tidak membuat Paulus menjadi pengikut Isa Al-Masih.

Pasca Isa Al Masih diangkat oleh Allah kepadaNya, Paulus bertemu Isa Al Masih secara ghoib.

  1. Pada waktu aku tengah dalam perjalanan dan hampir tiba di Damsyik, kira-kira tengah hari, tiba-tiba ada cahaya yang menyilaukan, memancar dari langit mengelilingi aku.
  2. Aku rebah ke tanah, lalu kudengar suara yang mengatakan kepadaku, ‘Sa’ul, Sa’ul, mengapa engkau menganiaya Aku?’
  3. Aku menjawab, ‘Siapakah engkau, ya Sayyidina?’ Jawabnya kepadaku, ‘Aku Isa, orang Nashoro itu, yang kauaniaya.’
  4. Semua orang yang bersama aku pun melihat cahaya itu, tetapi mereka tidak mengerti suara yang berkata-kata dengan aku.
  5. Lalu kataku, ‘Sayyidina, apa yang harus kulakukan?’ Ia menjawab, ‘Bangunlah dan pergilah ke Damsyik. Di sana akan dikatakan kepadamu segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu.’
  6. Akibat cahaya yang menyilaukan itu, aku tidak dapat melihat. Oleh sebab itu, orang-orang yang menyertaiku memegang tanganku dan menuntunku masuk ke Damsyik. (Kisah 22:6-11)
Ilustrasi pertemuan ghoib Paulus dengan Isa Al-Masih

Ilustrasi pertemuan ghoib Paulus dengan Isa Al-Masih

Jadi, Paulus pernah bertemu Isa Al Masih. Pertama-tama dalam posisi ketika ia masih mengikuti mazhab Farisi di bawah bimbingan ketat Gamaliel di Yerusalem; sedangkan yang kedua melalui peristiwa ghoib. Peristiwa ghoib ini menyebabkannya berubah mazhab, sehingga kemudian mengikuti Isa Al Masih yang mana jalan tersebut disebut mazhab Jalan Lurus Tuhan atau agama Jalan Lurus Tuhan, yaitu jalan yang didakwahkan oleh Kanjeng Sayyidina Isa Al Masih Kalamullah.

 


Kata kunci: Paulus, Isa Al-Masih (Yesus), Gamaliel, Yerusalem