Taurat bagi umat Al-Masih: Penting tapi tidak pokok

Tema: Bagi umat Al-Masih, Taurat itu penting tapi tidak pokok, sebab sudah bukan penentu masuk surga atau masuk neraka.

Tanggapan terhadap posting: Apa makna ‘berada di bawah kutuk Hukum Taurat’?

Tanya

Berarti Nasrani nggak perlu Taurat, alias tidak perlu ikutin Taurat, ya pak, sebab payung hukum yang menaunginya berbeda?

Jawab

Bagi umat Al-Masih, Taurat itu penting, tapi bukan pokok. Disebut bukan pokok karena penentu untuk masuk surga atau neraka sudah bukan syari’at Taurat lagi, melainkan Isa Al-Masih (Yohanes 15:5).

Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa. (Yohanes 15:5)

Umat Al-Masih telah dilepaskan dari kutuk hukum Taurat, dengan konsekwensi diwajibkan untuk mengikuti syari’at Injil.

Tahapan alur

Tahapan alur. Penyaliban Isa Al-Masih oleh kekaisaran Romawi adalah klimaks dari suatu alur yang dimulai kitab kejadian dalam Taurat.

Meskipun bukan pokok, tapi Taurat itu penting – bahkan sangat penting - untuk memahami Injil. Mustahil orang dapat memahami Injil bila tidak memahami Taurat dengan baik. Mencoba memahami Injil tanpa memahami Taurat itu seperti nonton film action di bagian klimaksnya saja… ujug-ujug tembak-tembakan tanpa tahu ceritanya bagaimana dan tanpa tahu mana yang tokoh dan mana yang penjahat.

Tanpa memahami Taurat pula, mustahil manusia dapat memahami perihal penebusan dosa, dosa warisan (yang sering disalahmaknai), dan berbagai konsep-konsep inti dalam ajaran Al-Masih yang tercantum dalam Injil. Kenapa? Sebab konsep-konsep ini asalnya dari Taurat. Bila paham logika Taurat, maka Injil akan mudah dipahami. Mencoba memahami Injil tanpa memahami Taurat berpotensi menyebabkan tafsiran sesat seperti yang dialami berbagai golongan bid’ah Kristen Liberal, entah itu Unitarian, Saksi Yehova, Mormon, Harnack, Baul, Jesus Seminar, dsb.

Selain itu, tanpa memahami Taurat dengan baik, sungguh mustahil orang dapat memahami tulisan Paulus. Kegagalan memahami tulisan Paulus (yang berujung pada fitnah terhadap Paulus) diawali oleh kegagalan memahami Taurat dan Injil. Berhubung tulisan-tulisan Paulus hanya dapat dipahami dengan baik bila paham Taurat, maka hal ini menjadi peluang bagi para ahlul fitnah dan ahlul bid’ah untuk memutarbalikkan tulisan-tulisan Paulus, dampaknya adalah fitnah dan caci-maki terhadap Paulus. Ketidakpahaman para aktivis da’wah terhadap Taurat mengakibatkan mereka dengan mudahnya disetir untuk mengikuti ajaran bid’ah Harnack yang penuh fitnah terhadap Paulus.

 


Kata kunci: kutuk hukum Taurat, Taurat penting tapi tidak pokok, paham Taurat adalah awal memahami Injil dan tulisan Paulus

41 thoughts on “Taurat bagi umat Al-Masih: Penting tapi tidak pokok

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>