Tuhan Israel, Tuhan Nabi Yakub, Tuhan segala bangsa

Tema: Posting ini menepis tuduhan kalau Alkitab mengajarkan Tuhan hanya bagi bagi Israel. Dari Tujuan Utama Allah, kita dapat mengetahui bahwa Tuhan ingin segala bangsa memuliakan dan menyembahNya.

Tanya

Yudaisme memonopoli monotheisme dan menyatakan Tuhan Yang Maha Esa itu hanya bagi bani Israel. Yudaisme menerima politheisme asalkan hal itu untuk bangsa non-Israel. Dengan menyebut Tuhan sebagai “Tuhan Israel” dan “Allah Israel”, maka secara implisit dia mengakui ada tuhan-tuhan lain bagi bangsa-bangsa lain.

Jawab

Anggapan keliru Anda tersebut di atas disebabkan Anda tidak memahami Tujuan Utama Allah dalam Alkitab.

Ada banyak ayat dalam Alkitab yang menunjukkan bahwa Allah menghendaki agar segala bangsa memuliakan dan menyembah Allah (bahasa Aram dialek Arab Nabatea) atau YHWH (bahasa Ibrani).

Contoh:

Sujudlah menyembah ALLAH dengan berhiaskan kesucian, gemetarlah di hadapan-Nya, hai seluruh bumi! (Zabur 96:9)

Segala bangsa yang telah Kaujadikan akan datang dan sujud menyembah di hadapan-Mu, ya Rabbi [ref]raja, penguasa, pemilik, Pengatur, Pemelihara dan Penguasa (Tuan). Sebutan ini hanya ditujukan untuk Allah atau YHWH[/ref]. Mereka akan memuliakan nama-Mu. (Mazmur/ Zabur 86:9, terjemahan KSI 2000 LAI)

Tujuan utama Allah adalah:

Segala bangsa, segala suku, segala kaum, dan segala bahasa memuliakan Allah di mana saja dan kapan saja.

Dalam Alkitab, Allah menyatakan kehendakNya agar diriNya dimuliakan dan disembah oleh segala bangsa, bukan hanya bangsa Israel saja.

Kalau begitu, apa arti frase “Tuhan Israel” dan frase “Allah Israel” bila Tuhan Allah adalah bagi segala bangsa, bukan hanya bagi Israel saja?

Arti pertama, Tuhan yang disembah oleh Nabi Yakub.

Israel adalah nama lain Nabi Yakub (Kejadian 32:28) Sehingga, frase “Tuhan Israel” berarti Tuhan yang disembah oleh Nabi Yakub, “Allah Israel” berarti Allah yang disembah oleh Nabi Yakub. Tuhan yang disembah oleh Nabi Yakub adalah Tuhan yang disembah oleh bapaknya, yaitu Nabi Ishak, dan juga yang disembah oleh kakeknya, yaitu Nabi Ibrohim (Abraham). Jadi, saat kita mengatakan “Tuhan Israel” dan “Allah Israel”, maka kita sedang merujuk kepada Tuhan yang disembah oleh Abraham (Ibrohim), Ishak, dan Yakub.

Arti kedua, Allah ingin diriNya menjadi Tuhan nasional setiap bangsa se-dunia.

Rumusan frase “Tuhan Israel”, frase “Allah Israel”, dan kehendak Allah menjadi Tuhan bagi segala bangsa adalah:

Tuhan [nasional]

Allah [nasional]

Tuhan [segala bangsa]

Allah [segala bangsa]

Rumus tersebut mengindikasikan bahwa Allah ingin diriNya menjadi Tuhan nasional bagi segala bangsa. Allah ingin diriNya secara subyektif[ref]Kata “subyektif” di sini bermakna respon pengakuan dari pihak manusia[/ref] menjadi Tuhan Israel, Tuhan Arab, Tuhan Indonesia, Tuhan Inggris, Tuhan Amerika, Tuhan Cina, Tuhan Jepang, … , Tuhan segala bangsa. Ketika Tuhan setiap bangsa itu adalah Allah, maka Allah pun secara subyektif menjadi Tuhan segala bangsa. Secara obyektif[ref]Kata “obyektif” bermakna begitulah kenyataannya, terlepas dari manusia percaya atau tidak.[ref], Allah sudah menjadi Tuhan Israel, Tuhan Arab, Tuhan Indonesia, Tuhan Inggris, Tuhan Amerika, Tuhan Cina, Tuhan Jepang, … , Tuhan segala bangsa.

Dengan memahami dengan baik makna frase tersebut, akan terlihat jelas bahwa interpretasi “hanya bagi bani Israel” seperti yang Anda katakan itu adalah interpretasi yang salah. Berlawanan dengan perkataan Anda, Alkitab secara eksplisit menyatakan:

Beginilah firman ALLAH, Penebusmu, yang membentuk engkau sejak dalam kandungan: Akulah ALLAH, yang menjadikan segala sesuatu, yang membentangkan langit sendirian, dan yang menghamparkan bumi. Siapakah yang mendampingi Aku? (Yesaya 44:24)

Menurut Alkitab, Allah menghendaki agar diriNya menjadi Tuhan setiap bangsa.


Kata kunci: Tuhan Israel, Tuhan Nabi Yakub, Tuhan segala bangsa, Tuhan, Allah, Israel, segala bangsa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>